Search

Amanda Ekaratih

A designer's dream

Pengumuman LPDP Batch IV 2016

9 Desember 2016, dag dig dug. Dari pagi ga bisa makan gara-gara nunggu pengumuman lpdp. Sejak pagi udah refresh halaman lpdp siapa tau pengumumannya nongol. Grup telegram lpdp sudah ramai berbunyi. Akhirnya yang ditunggu-tunggu muncul juga sekitar jam 2 siang. Jeng jeeeng…LULUS! Alhamdulillah ga nyangka bisa lulus seleksi substansi lpdp :”

Ada sedikit pengalaman yang mau aku share, yaitu pengumuman dadakan lpdp mengenai intake kuliah.

Setelah pengumuman muncul di web lpdp, ga lama kemudian kita akan dikirim email resmi dari lpdp yang menyatakan bahwa kita lulus. Harusnya hati sudah tenang kan? Tapi ada perasaan yang masih mengganjal. Akhirnya aku buka grup telegram lpdp, ternyata ada yang kirim screenshot dari halaman kelulusan, ada note berwarna merah yang menyatakan bahwa bagi calon penerima beasiswa lpdp yang belum memiliki LoA Unconditional dari universitas tujuan maksimal tanggal 9 Desember maka wajib intake kuliah paling cepat tahun 2018. HAH..? Perasaan pas aku buka tadi siang belum ada pengumuman itu. Langsung lah aku cek lagi account lpdp ku dan ternyata benar ada pengumuman itu. Waduh gawat..untuk klarifikasi aku buru-buru telepon CSO Lpdp. LoA yang aku punya kan sifatnya conditional, jd aku tanya apa peraturan itu berlaku juga buat yang punya LoA conditional. Ternyata iya. Jadi yang boleh intake tahun 2017 tuh hanya yang memiliki LoA unconditional. Gawat, pusing 7 keliling. Aku udah defer sekali dari fall 2016 ke fall 2017, ga mungkin aku minta defer lagi ke fall 2018. Udah gitu lama banget harus nunggu kuliahnya 😦

Deadline mendapatkan LoA Unconditional tanggal 9 desember, sedangkan pengumuman kelulusan lpdp juga 9 desember. Lah berarti aku harus dapetin LoA unconditional dalam waktu kurang dari 24 jam. Waktu menunjukkan pukul 6 sore. Mau kirim email minta LoA ke NYU, di New York masih jam 6 pagi. Akhirnya aku terpaksa kirim email dengan subject “LoA emergency” hehe biar cepat di balas. Empat orang staff di NYU aku kirimin email, aku jelasin panjang lebar situasi LPDP saat ini. Alhamdulillah jam 8 malam ada yang balas dan sepertinya dia memahami situasiku dan langsung di attach LoA Unconditionalnya. WOHH..what a relief.

Saran ku bagi yang mau daftar LPDP tahun 2017, persiapkan dengan matang dulu universitas mana yang mau kamu tuju dan dapatkan dulu LoA unconditionalnya. Lebih aman dari permasalahan. Soalnya ada teman awardee juga yang mau udah punya LoA unconditional dari univ yang dia pilih waktu daftar lpdp, tapi sekarang mau ganti univ harus intake 2018 juga. Oya jangan kaget kalau suka ada pengumuman dadakan dari lpdp karena semuanya unpredictable 🙂

Thanks for reading, and good luck!

 

 

Sharing is Caring (Beasiswa LPDP)

Halooo makhluk-makhluk yang berkeliaran di internet. Perkenalan dulu nama ku Amanda Ekaratih lulusan Telkom University jurusan DKV. Aku muncul di sini karena mau sharing pengalaman dan perjuangan yang baru-baru ini aku lewati. Daftar beasiswa LPDP!

 Lets start from the very beginning.

Getting an LoA first, do I really have to?

Kenapa nyari LoA dulu? Menurutku sih sebenarnya lebih enak mendapatkan LoA dulu dari kampus tujuan. Biar tenang daftar LPDP nya karena sudah ada universitas yang mau menerima kira (kasian amat kayaknya), dan seengaknya bisa meyakinkan pihak LPDP bahwa kita ini mampu dan berniat untuk lanjut S2. Kampus tujuan ku adalah NYU (New York University) di USA dan jurusan yang aku ambil adalah Game Design dengan gelar M.F.A. Waw. Yes I know it’s a little weird. Not many people pursue Game Design.

Bermula dari searching di google dan kemudian menemukan NYU dengan jurusan Game Design yang kurikulumnya cocok dengan kemauan ku, baru mulai lah perjuangan ku mendaftar. Bagi yang tertarik untuk daftar program game desgin nya NYU bisa di cek disini atau kalau mau lihat-lihat program lainnya di NYU bisa lihat disini. Aku daftar sendiri melalui website Game Centre NYU. Ada beberapa persyaratan dan dokumen yang harus di submit yaitu:

  • CV
  • Basic design portfolio
  • Game Analysis (essay)
  • 1 Design project portfolio with design statement (kalau belum ada project game design, bisa project design lainnya.)
  • Personal Statement (menjelaskan kenapa kamu mau kuliah di NYU)
  • Letter of recommendation (jumlahnya bebas, bahkan bisa minta dari keluarga)
  • IELTS min 6.0 or TOEFL min 550 (kalo ga salah)

Nah, lumayan banyak lah. Tapi aku bersyukur dia ga minta GRE score hahah. Setelah semua dokumen sudah lengkap, langsung aku submit aplikasinya. Eiits tapi biasanya ada biaya pendaftarannya kan? Ya emang ada. Kalau ga salah sekitar 80 dolar. ;__; Ga apa-apa lah demi S2. Satu bulan terlewat, akhirnya aku dapat panggilan wawancara dengan salah satu profesor game design. Tenang, wawancara ga usah ke New York kok. Wawancaranya lewat skype. Pas hari wawancara tiba, aku udah dandan rapih pakai kemeja ehh profesornya malah santai banget pakai kaos dan rambut sedikit acak-acakan. Hahah yasudah lah. Setelah tahap wawancara ini penantian cukup lama dan banyak hal berlalu lalang dan sekitar 4 bulan kemudian lah aku dapat kabar kalau aku lolos dan diterima masuk NYU. Hore!

Eh tapi ada satu masalah, pihak NYU ngabarinnya agak mepet, aku cuma punya waktu 3 bulan buat persiapin mulainya semester baru di NYU (fall 2016). Lah ga mungkin dong jadinya aku daftar LPDP? Belum lagi ngurus visa, persiapan berangkat, dan dadah dadah sama temen di Indo :(. Setelah berunding dengan pihak akademik NYU, aku request deferral (alias dundur kuliahnya) jadi fall 2017. Alhamdulillah di approve request deferral ku. Jadi tenang kembali deh haha. Sekarang waktunya memperjuangkan beasiswa LPDP!

Daftar Online LPDP.

Daftar LPDP tuh susah-susah gampang sebenarnya. Gampang nulis essaynya, susah cari inspirasinya. Hehe. Pendaftaran LPDP dibuka sepanjang tahun dan seleksi dibagi dalam 4 batch (saya termasuk dalam lpdp batch 4 2016) jadi kamu hanya perlu nentuin kapan mau submit aplikasinya. Cukup lama aku buat submit aplikasi karena saya ngincer LoA dulu dari kampus tujuan. Yang paling penting saat mau daftar adalah kamu harus yakin kalau semua dokumen mu lengkap dan sesuai dengan persyaratan LPDP. Ok, sekarang aku mau bahas dulu mengenai essay yang aku tulis. Ada 3 essay yang harus kita submit yaitu:

Rencana Studi

Essay rencana studi basically menjelaskan ya..rencana studi mu. Banyak contoh-contoh rencana studi bagus yang bertebaran di internet seperti yang ini. Jangan lupa tulis dengan EYD dan grammar yang baik. Semua harus jelas dari penjelasan tentang univ. sampai ke rencana anggaran biaya. Kalau bingung bikin RAB, biasanya di website univ. menyediakan info tentang biaya kuliah dan biaya hidup di negara tujuan dengan lengkap. Atau kalau ga ada mungkin bisa hubungi pihak akademik kampusnya.

Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat.

Nah disini aku bingung mau nulis apa. Secara aku ga banyak ikut kegiatan sosial, bahkan di kampus pun ga ikut ukm. Ga harus selalu kegiatan sosial sih yang ditulis disini (walaupun itu nilai plus plus plus). Aku nulis essay ini dihubungkan dengan tujuan kuliah dan jurusan yang aku ambil. Kalau bisa semua essay dihubungkan dengan itu sih jadi ada konsistensi, ga ngalor ngidul. Sederhana aja yang aku tulis, ga ada yang luar biasa kontribusinya. Misalnya aku kan jurusan game design, kontribusi yang akan dilakukan untuk masyarakat adalah menciptakan game edukasi dengan kurikulum indonesia, dan menciptakan game yang di desain berdasarkan budaya indonesia blablabla. Gitu deh hehe.

Sukses Terbesar dalam Hidupku

Wah lagi-lagi bingung ni nulisnya gimana, agak lebih berat. Intinya, aku menjelaskan dalam essay ini bahwa aku belum mencapai sukses terbesar dalam hidupku, namun ada sukses-sukses kecil yang lain yang dapat mengantarku ke sukses terbesarku. Begitchu..

Yak lanjut. Kalau esasy udah mantap semua, tinggal lengkapin dokumen-dokumen lain. Salah satu dokumen yang paling krusial adalah IELTS/TOEFL score. Sebisa mungkin capai dulu minimal persyaratan scorenya baru setelah itu daftar lpdp. Banyak teman-teman seperjuangan saya yang benar-benar melakukan pemantapan dulu untuk tes bahasa inggrisnya. Tapi kalau setelah berjuang belum tercapai juga, dan udah mepet mau daftar lpdp bisa pakai surat keterangan untuk melengkapi score ielts/toefl. Jika semua dokumen sudah lengkap selengkap-lengkapnya, tinggal pencet submit, berdoa, dan pasrah.

Seleksi Substansi.

Alhamdulillah wa syukurillah aku lolos seleksi administrasi. Yay! Awalnya pas jatuh tempo tanggal pengumuman kelulusan admin, ga ada pengumuman sama sekali di website LPDP. Udah gitu aku baca di blog orang-orang lain katanya nanti kalau lulus seleksi admin bakal diberitahu lewat email masing-masing peserta. Makin deg-degan lah jangan-jangan ga lolos. Keesokan harinya aku cek lagi website lpdp dan waaaah akhirnya ada juga pengumumannya ternyata lolos. Jadwal seleksi pun dikabari h-2 dari jadwal seleksi tiap kota, agak mepet ya. Aku kebagian seleksi di Jakarta 1 tanggal 9-11 November. Tips yang aku sarankan seengaknya tiba 1-2 jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Selain untuk persiapan, namun juga untuk membuat hati relax dan mengenali situasi dan sura seleksi. Kalau sudah sampai di lokasi, lebih baik cari teman untuk diajak sharing dan diskusi daripada duduk sendiri hafalin teks buat wawancara. Ini menurutku membantu merncairkan suasana yang tegang dan deg-degan.

Ada 4 tahap yang harus kita lalui dalam seleksi substansi: verifikasi dokumen, wawancara, leaderless group discussion, dan essay on the spot.

Verifikasi Dokumen (9 Nov)

Ketika sampai di lokasi tes, pertama kita harus absen. Absennya adalah melalui scan barcode yang ada di kartu peserta kita. Jangan sampai tidak absen, karena kalau tidak nanti kita ga bisa verifikasi dokumen. Karena saat verifikasi dokumen dipanggil sesuai dengan daftar yang sudah absensi. Jadi saat verifikasi semua dokumen asli harus dibawa, jangan fotokopian dan disusun sesuai format yang dikasih. Disini nanti kita dipanggil ke depan sesuai ke nomor meja yang ditentukan (seperti kalau mau ke teller di bank). Kemudian semua kelengkapan kita di periksa oleh petugas dan di cek keasliannya dan sesuai atau tidak dengan yang kita submit waktu seleksi admin. Kalau ada yang udah dapet LoA harus di print, dan kalau ada yang deferral kaya aku tapi belum punya surat deferral nya bisa print bukti berupa percakapan email dengan pihak univ tujuan. Oya bawa juga materai 2 buah buat jaga-jaga. Kalau aku kemarin harus isi semacam surat perjanjian untuk melengkapi surat deferral dan tandatangan diatas materai.

Wawancara (9 Nov)

Nah waktu wawancara ini jangan bayangin kalau kita bakal masuk ruang tertutup yang hanya berisi kamu dan 3 pewawancara. Wawancara dilakukan di aula besar berbarengan dengan wawancara lainnya. Nanti kita akan dipanggil untuk masuk aula melalui speaker dan sebelumnya diingatkan dan di cek oleh petugas untuk mematikan hp. Kita menuju meja wawancara sesuai dengan nomor meja yang kita dapat (semua grup wawancara, lgd dan essay diberitahu waktu pengumuman jadwal seleksi melalui web) dan bersiaplah wawancara. Wawancara bisa jadi menggunakan full dalam bhs inggris maupun hanya 50% bhs inggris tergantung pewawancaranya. Apesnya aku dapat yang full bahasa inggris. Pewawancara terdiri dari 2 orang ahli dan 1 orang psikolog.

Biasanya wawancara dimulai dengan kita memperkenalkan diri dulu. Tapi aku langsung ditanya begini, “So I see that you were born in Virginia. Tell us how you were born there?” karena aku kebetulan juga lahir di USA jadi aku langsung ditanya begitu. Jadilah aku cerita tentang kisah cinta orang tua ku hahah. Nah berikutnya karena pewawancaranya belum paham tentang jurusan Game Design jadi aku harus menjelaskan cukup panjang tentang game design dan kenapa aku pilih jurusan itu. Aku juga minta izin kepada pewawancaranya untuk menunjukkan portfolio game design ku yang udah aku print biar mereka sedikit ada gambaran. Kemudian karena aku merasa belum puas juga akhirnya aku minta ijin untuk menyalakan hp dan menunjukkan game yang udah bisa dimainkan (versi beta). Alhamdulillah mereka sepertinya tertarik dengan game ku. Pertanyaannya yang aku dapat basic seperti kenapa kamu pilih kuliah di univ tsb, kenapa jurusan tsb, bagaimana kamu adaptasi, rencana thesis, apa kontribusi mu nanti setelah lulus, dll. Kalau mau tips lebih jitu dalam wawancara bisa lihat websitenya mbak kiky edward.

Leaderless Group Discussion (10 November)

Tips untuk LGD simple, harus banyak-banyak baca berita terkini. Setidaknya yang terjadi dalam satu tahun ini. Topik LGD yang aku dapat adalah tentang brain drain. Dalam ruangan LGD akan ada 2 pengawas yang akan mempersilahkan kita untuk memulai diskusi. Sebelum mulai diskusi kita akan diberikan kertas yang berisi info tentang topik yang diberikan. Penjelasannya cukup panjang dan clear jadi jangan takut tidak menguasai topik. Kalaupun tidak menguasai topik, simak lah dulu percakapan teman-teman yang lain baru kemudian setelah kamu paham topiknya mulai lah bicara. Tapi hati-hati juga ya jangan sampai memotong pembicaraan orang lain, atau mendominasi diskusi. Lebih baik bikin perjanjian dengan grup dulu siapa yang akan bicara duluan dan kalau mau gantian bicara bisa angkat tangan dulu menandakan kamu mau bicara selanjutnya. Diskusi berlangsung selama 40 menit dan setidaknya semua anggota grup harus berbicara. Nanti akan diberitahu oleh pengawas apabila waktu sudah mau habis. Saran saya apabila waktu sudah mau habis, orang yang terakhir berbicara memberikan conclusion dari diskusi. Topik lain dalam LGD kemarin adalah kebijakan kantong plastik berbayar, defisit bpjs dan dlp, dwi kewarganegaraan. Oh iya, LGD bagi yang tujuan luar negeri akan berlangsung dalam bahasa inggris. So be prepared.

Essay On the Spot (10 November)

Pada saat tes essay kita akan diberikan 2 topik dengan penjelasannya masing-masing sebanyak 1 paragraf. Kita hanya harus memilih salah satu dari kedua topik itu yang kita kuasai. Dalam menulis essay tidak ada minimal jumlah kata tapi aku nulis ada sekitar 300 kata (ngitung). Kita dikasih waktu hanya 30 menit untuk membaca dan menulis essay. Jadi saran saya biar cepat dan tepat adalah kita harus memahami format menulis yang benar. Lebih baik mengikuti teknik menulis essay dalam tes ielts, contohnya ada disini. Topik-topik essay kemarin:

  • Kecerdasan minus kekurangan/ bbm satu harga seluruh indonesia.
  • Penggunaan bhs indonesia yang baik dan benar/ guru bekerja 8 jam sehari.
  • Kebijakan nelayan tidak boleh pakai pukat/ alasan kenapa vokasi tetap susah cari kerja.
  • kenaikan tarif tol/ potongan tunjangan guru.

 

Yak itu saja mungkin sharing kali ini. Oh iya, tes substansi belum tentu dilakukan dalam 3 hari full, bisa saja cuma 2 hari atau 1 hari tergantung jadwal yang kita dapat. Good luck bagi yang mau daftar LPDP maupun yang sedang menjalani seleksi semoga kita diberikan hasil yang terbaik. 🙂

Kalau mau cari grup diskusi lpdp bisa download aplikasi telegram dulu dan join grup ini.

YAS CATS

Everyone has something they truly love right? I have always had a love for our little feline friends. Cats have been a part of my life since I was a baby (note: I’m not gonna be a crazy cat lady). Even though my cats have urinated and pooped on my bed, my couch, stolen some of my food, shed fur everywhere, scratched and bit me, I still love them. This is the kind of true love that everyone needs  😀

 

Amanda Ekaratih S.

Hello! Welcome to my world. In this small world of mine, you will learn more about myself and my artworks. What I like and what I dislike. Get to know me better before you hire me or befriend me! (please)

img_8473

Blog at WordPress.com.

Up ↑